Total number of patients so far:




General Information:

+62 811 312 7070 (Indonesian, English)
+62 8123 050 2217 (English, French)
Email:
info@cleftcareindonesia.org



Patient Care Enquiries:

+62 8133 001 0011 (Indonesian, English)
+62 811 313 0955 (Indonesian, English)
Email:
patientcare@cleftcareindonesia.org



Donation Enquiries:

+62 8123 050 2217 (English, French)
Email:
donation@cleftcareindonesia.org



Volunteer Enquiries:

+62 8123 050 2217 (English, French)
+62 811 312 7070 (Indonesian, English)
Email:
volunteers@cleftcareindonesia.org

Orang tua sering terguncang bila mereka melihat bibir sumbing bayi mereka. Mereka mungkin mendapat kesulitan menerima cacat, khususnya jika ini pertama kali mereka pernah mendengar atau melihatnya. Mereka mungkin merasa ngeri, bersalah, dan bimbang tentang masa depan anak mereka.

Orang tua mungkin menolak bayi mereka dengan mencoba menyembunyikannya atau bahkan menyerahkan perawatannya kepada orang lain karena mereka percaya anak mereka terkutuk. Orang tua mungkin tidak mengerti mengapa anak mereka menderita sumbing. Kepercayaan tradisional yang kuat dan kurangnya pendidikan membuat sebagian orang tua berpendapat bahwa bayi terhukum karena perbuatan buruk mereka sendiri. Kepercayaan semacam itu mungkin menyebabkan stress, rasa bersalah, dan rasa malu yang berlebihan, dan oleh karenanya melemahkan kemampuan orang tua untuk bereaksi secara tepat. Orang tua kadang-kadang menyangkal keseriusan sumbing terbuka. Orang tua lainnya panik dan menolak bayi sumbing mereka secara keseluruhan. Kadang-kadang orang tua tidak datang ketempat pembedahan, bahkan ketika biaya dibayar oleh organisasi amal, karena hanya akan memperburuk keadaan.

Karena sumbing di bibir atau langit-langit mulut, bayi biasanya tidak dapat diberi makan secara langsung dari payudara ibu. Bayi sumbing mencegah penciptaan vakum yang diperlukan untuk menyusui untuk cukup merangsang aliran air susu. Memberi makan seorang bayi dengan bibir sumbing bisa melelahkan bagi bayi tersebut dan membuat frustasi bagi orang tua.

Petugas Komunitas Pelayanan Kesehatan Yayasan kami memberikan pelayanan penyuluhan dan dukungan dengan cara: 

  • Memberikan dukungan emosional dengan cara mendidik para orang tua untuk tidak putus asa terhadap anak mereka.
  • Memberikan nasehat tentang Pemberian Makanan, Perawatan & Nutrisi.
  • Memberikan nasehat dan petunjuk tentang keuangan dan administrasi terhadap pelayanan perawatan kesehatan secara gratis.
  • Memberikan bantuan medis dan keuangan bagi anak sumbing dengan kondisi medis lainnya, contohnya: tuberculosis (sakit paru-paru), lubang dalam jantung,
  • Memberikan transportasi dan akomodasi secara gratis untuk keluarga yang kurang pendidikan

Dukungan Emosional. Mendidik para orang tua untuk tidak putus asa terhadap anak mereka, memberikan penyuluhan bagi anak dan keluarga untuk membantu mereka menangani masalah emosi yang sering menyertai kondisi – kondisi tersebut.

 

 

Memberikan transportasi dan akomodasi untuk keluarga yang kurang pendidikan.